Diversifikasi Olahan Ikan Tuna melalui Pelatihan Pembuatan Dimsum di Desa Bonde, Kecamatan Pamboang, Majene
Main Article Content
Abstract
Bonde Village, Pamboang District, Majene Regency, has abundant fisheries potential, particularly tuna. However, its utilization is still largely limited to fresh fish products, resulting in suboptimal added value. This community service program aimed to improve the knowledge and skills of fishermen’s wives and housewives in processing local tuna into dimsum as an economically valuable food product. The program was implemented through several stages, including observation and information gathering, coordination with the local government, activity preparation, counseling and hands-on practice in tuna dimsum production, as well as monitoring and evaluation using pre-test and post-test instruments. The results showed that the participants were enthusiastic and were able to independently practice the steps involved in producing tuna dimsum. In addition, participants’ knowledge and interest increased after the program. Their knowledge and understanding of the benefits of diversifying processed fishery products increased from 25% to 80%, their knowledge and understanding of hygienic tuna dimsum processing increased from 10% to 90%, and their interest in establishing a tuna dimsum business increased from 10% to 70%. Therefore, this community service program can be considered effective in improving participants’ knowledge and skills, while also having the potential to encourage the diversification of processed fish products and the development of household-based enterprises using local resources.
Keywords: Product diversification; tuna; tuna dimsum; community service; household enterprise
Desa Bonde, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, memiliki potensi perikanan yang melimpah, khususnya ikan tuna, namun pemanfaatannya masih didominasi dalam bentuk segar sehingga nilai tambah produk belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan istri nelayan serta ibu rumah tangga dalam mengolah ikan tuna lokal menjadi dimsum sebagai produk pangan bernilai ekonomis. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi dan pengumpulan informasi, koordinasi dengan pemerintah setempat, persiapan kegiatan, pelaksanaan penyuluhan dan praktik pembuatan dimsum, serta monitoring dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan mampu mempraktikkan tahapan pembuatan dimsum ikan tuna secara mandiri. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan dan minat peserta setelah kegiatan, yaitu pengetahuan dan pemahaman terkait manfaat diversifikasi produk olahan perikanan meningkat dari 25% menjadi 80%, pengetahuan dan pemahaman proses pengolahan dimsum ikan secara higienis meningkat dari 10% menjadi 90%, serta keinginan untuk membuat usaha produk dimsum ikan meningkat dari 10% menjadi 70%. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta serta berpotensi mendorong diversifikasi olahan ikan dan pengembangan usaha rumah tangga berbasis potensi lokal.
Kata kunci: Diversifikasi produk; ikan tuna; dimsum ikan; pengabdian masyarakat; usaha rumah tangga
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.