ASPEK TEKNOLOGI TERHADAP PERKEMBANGAN DESAIN BUSANA PENGANTIN DI GORONTALO

Main Article Content

Hariana Hariana

Abstract

Desain busana pengantin perempuan Gorontalo terus berkembang dari waktu ke waktu. Busana pengantin memiliki atribut yang terbuat dari lembaran kuningan.  Ukuran atribut busana pengantin Gorontalo beragam dari jenis, ukuran, dan bentuknya. Penelitian ini mengkaji tentang unsur alat, bahan, dan proses pembuatan busana pengantin perempuan. Tujuan penelitian untuk mengetahui peranan teknologi terhadap  perkembangan busana pengantin di Gorontalo. Aspek  alat mencakup peralatan yang digunakan untuk membuat atribut busana dengan teknik ketok, teknik tatah manual, dan teknik tatah menggunakan mesin. Aspek bahan mencakup bahan tekstil untuk busana dan  kuningan untuk pembuatan atribut busana pengantin. Aspek proses fokus membahas pembuatan atribut busana pengantin. Metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara, pengamatan/observasi, dan dokumentasi. Bentuk pengamatan adalah melihat langsung proses pembuatan atribut busana menggunakan teknik ketok dan teknik tatah manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut busana yang dikerjakan dengan teknik ketok dan teknik tatah manual menghasilkan tampilan produk yang berbeda. Perlu kesesuaian antara alat, bahan dan proses untuk mendapatkan hasil yang baik dan bernilai seni.

Article Details

Section
Articles

References

Aminatunnisak, & Yulistiana. (2020). Pengembangan Desain Busana Pengantin Dengan Tema The Bentenan Is Asmaralaya Of Tondano. Journal of Fashion & Textile Design Unesa, 1, 128–137.

Baijuri, E. O., Fitriana, & Dewi, R. (2023). Modifikasi Busana Pengantin Adat Aceh Pesisir Di Kalangan Perias Pengantin. Busana Dan Budaya, 3(1), 260–278. https://jurnal.usk.ac.id/JBB/article/view/32757/18258

Creswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif & Desain Riset. Pustaka Pelajar.

Gustami. SP. (2000). Seni Kerajinan Mebel Ukir Jepara: Kajian Estetika Melalui Pendekatan Multidisiplin. Kanisius.

Hariana. (2012). Penuntun Menjahit Praktis. Wahana Media Pustaka.

Hariana. (2018). Modifikasi Busana Pengantin Perempuan di Kota Gorontalo. Universitas Gadjah Mada.

Hariana, Simatupang, L. L., Haryono, T., & Gustami, S. (2016). Modifikasi Busana Bili’u dan Paluwala Sebagai Pakaian Perkawinan Masyarakat Gorontalo: Aspek Sosiologi dan Teknologis. Seminar Nasional Dalam Rangka Konvensi Nasional VIII APTEKINDO Dan Temu Karya XIX FT/FPTK Se-Indonesia Medan, 3 - 6 Agustus 2016.

Hidayah, T. N., & Puspitasari, F. (2022). Modifikasi Busana Tradisional Bali Dengan Korsase Bunga Sebagai Decorative Trims. Corak Jurnal Seni Kriya, 10(2), 209–212. https://doi.org/10.24821/corak.v10i2.5538

Julianto. (2023). Analisis Digital Fashion Dalam Perspektif Teknologi, Sistem Informasi, Dan Bisnis. Adopsi Teknologi Dan Sistem Informasi (ATASI), 2(1), 71–78. https://doi.org/10.30872/atasi.v2i1.726

Kresnowati, M. T. A. P., & Bindar, Y. (2021). Memahami Pengembangan Teknologi Dan Produk Industri Proses Dari Tahap Riset Ke Tahap Komersial: Studi Kasus Pengembangan Industri Fercaf. Jurnal Sosioteknologi, 20(2), 149–162. https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2021.20.2.2

Lasalewo, T. (2010). Strategi Industri. Wahana Media Pustaka.

Nopianti, H., Himawati, I. P., & Arwani, M. (2021). Pelatihan Kerajinan Tembaga Bagi Perempuan Pesisir Di Desa Malabero Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1–8. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat/article/view/11028%0Ahttps://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat/article/download/11028/6293

Papanek, V. (1985). Design For The Real World: Human Ecology and Social Change. Thames and Hudson.

Sachari, A. (2005). Pengantar Metodologi Penelitian Budaya Rupa - Desain, Arsitektur, Seni Rupa dan Kriya. Erlangga.

Soedarsono, R. M. (2001). Metodologi Penelitian Seni Pertunjukan Dan Seni Rupa. Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.

Tahid, S., & Nurcahyanie, Y. (2007). Konsep Teknologi dalam Pengembangan Produk Industri. Prenada Media Group.